Ia, Lelaki dan Peci


singa

 

(sumber gambar: artasyasudirman.blogspot.com)

Seperti sampah yang berserak,

Tak dipandang dan kemudian terbuang!

Jauh dipenghujung jalan,

Terselip do’a pada bibir yang berucap,

Entah mengujar apa!

Ruang dan alurnya tak sama,

Membentang jauh bak samudera,

Hinggap riang dipadang maya!

Ia….

Berdiri kokoh diruang hampa,

Bertanya, tak tau pada siapa!

Gelombangnya kian gusar lantas menghilang,

Ia….

Menguji diri yang punya nyali,

Sekedar ingin menghibur diri,

Mampu menjadi lelaki penakluk hati!

Ia….

Manusia dengan jutaan kilo harga diri,

Berani mati! Walau tak tau cara mengungkap diri,

Jangankan berperasa untuk menyapa, mengungkap maaf pun tak pernah terucap,

Ia….

Pelan tapi pasti,

Menghilang dalam bayang bumi!

Berseragam namun tak berpeci!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s